Macam Macam Puisi lama lama dan baru


Puisi Cinta ~ Macam macam puisi lama dan puisi baru sengaja saya sajikan untuk menambah khasanah pengetahuan tentang dunia puisi. Dalam beberapa hal, kita memang lebih memilih untuk acuh terhadap pengertian dan macam - macam puisi, ini dapat dimaklumi karena kebanyakan memang tidak terlalu perduli dengan ilmu kepuisi-an, yang terpenting dapat menulis puisi, membaca puisi dan mendengarkan puisi yang bagus itu sudah cukup saya kira. Namun, tidak ada salahnya jika kita menambah pengetahuan tentang puisi lama dan puisi baru.
Macam Macam Puisi lama lama dan baru

Dalam kesusasteraan bahasa indonesia, puisi dibagi menjadi 3 yakni puisi baru, puisi lama dan puisi baru. Mari kita bahas satu persatu pengertian dan macam - macam puisi dari segi zamannya :


  • Puisi Lama

Puisi lama merupakan puisi yang ada pada jaman dahulu. Puisi ini biasanya sangat terikat pada beberapa aturan diantaranya :
  • Aturan jumlah kata dalam satu barus
  • Aturan Jumlah baris dalam satu bait
  • Aturan Persajakan (rima) / bunyi akhiran 
  • Aturan tengan Banyak suku kata didalam setiap barisnya
  • aturan Irama
Adapun jenis atau macam macam puisi lama adalah 
  • Pantun
  • Mantra
  • Gurindam
  • Karmina
  • Talibun
Selangkapnya tentang puisi ini akan saya bahas pada edisi mendatang :

  • Puisi Baru
Tidak seperti puisi lama, puisi baru memiliki kecenderungan bebas dalam menentukan rima, bentuk, irama dan jumlah kata atau bait. Secara singkat ciri ciri puisi baru adalah sebagai berikut :
Ciri-ciri Puisi Baru:
  • Memiliki Bentuk yang rapi dan simetris;
  • Memiliki  persajakan / rima yang teratur
  • Dalam susunannya, kebanyakan terdiri dari 4 bait
  • Lebih sering menggunakan pola sajak syair dan pantun
  • Setiap baris  barisnya terdiri atas sebuah gatra atau kesatuan sintaksis
  • untuk Tiap gatranya, biasanya sebagian besar terdiri atas dua kata, tiap kata terdiri dari 4-5 suku kata.
Beberapa macam macam puisi baru adalah sebagai berikut :
  • Balada adalah 
  • Himne
  • Ode
  • Romansa
  • Epigram
  • Elegi
  • Tersina
  • Disitikon
  • Kuint
  • Kuatrain
  • Sektet
  • Septime
  • Oktaf
  • Soneta
Pembahasan lengkapnya bisa anda baca dalam artikel selanjutnya 
  • Puisi Kontemporer
Puisi ini sangat bebas, tidak ada aturan baku. Setiap penulis puisi kontemporer boleh menulis puisi dengan hanya satu suku kata yang dibentuk menyusun pola grafis zigzag atau yang lain. Bagi sebagian orang mungkin puisi ini terkesan aneh, tapi bagi sang penulis tentu memiliki pesan dan tujuan khusus didalamnya. Selengkapnya tentang puisi ini dapat anda baca di dalam artikel di bawah ini :

Demikian kiranya satu artikel tentang macam - macam puisi lama dan puisi baru yang semoga bermanfaat untuk anda.